InfoSumut, Armedo.Co – Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Sumatera Utara (Sumut) terus melakukan sosialisasi tentang pencegahan kanker, untuk menekan jumlah penderita kanker di Sumut. Apalagi, salah satu penyebab meningkatnya kasus kanker adalah kurangnya pemahaman masyarakat melakukan pencegahan.
Hal tersebut disampaikan Ketua YKI Sumut Nawal Lubis pada kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kanker di Aula Kantor Bupati Langkat, Jalan Tengku Amir Hamzah Nomor 1 Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Rabu (24/5/2023).
“Masih meningkatnya penderita kanker di Indonesia, khususnya Sumut, akibat kurang pahamnya masyarakat melakukan pencegahan sejak dini, dengan menghindari faktor risiko penyebab kanker. Di antaranya dengan Cerdik (Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktifitas fisik, Diet seimbang, Istrahat yang cukup dan Kelola stres),” ujar Nawal Lubis di hadapan pengurus PKK dan DWP Kecamatan dan Desa se-Kabupaten Langkat.
Disampaikan juga, berdasarkan data di empat Rumah Sakit (RS) miliki pemerintah dan swasta di Kota Medan, tercatat kanker payudara masih menempati posisi pertama. Seperti di RSUP Adam Malik Medan Tahun 2022 tercatat sebanyak 576 orang penderita kanker, antara lain kanker payudara 252 kasus, kanker rektum 63 kasus, dan kanker kandung kemih 58 kasus.
Untuk RS Pringadi Medan ada 320 orang penderita kanker, di antaranya kanker payudara 70 kasus, kanker paru 60 kasus, kanker ovarium 52 kasus. RS Haji Medan ada 43 penderita kanker, antara lain kanker payudara 34 kasus, kanker payudara yang bermetastase ke paru satu kasus, dan kanker rektum satu kasus. Sedangkan untuk RS Murni Teguh Medan sebanyak 354 orang, di antaranya kanker payudara 52 kasus, kanker serviks 33 kasus dan kanker paru 29 kasus.
Ketua YKI Langkat Endang Endang Kurniasih Syah Afandin mengatakan, penyakit kanker perlu penanganan yang serius dan menjadi tanggung jawab bersama, bagaimana masyarakat bisa terhindar dari risiko kanker. (Red)







