Simalungun, Armedo.co – Di investigasi ke lapangan menindaklanjuti laporan masyarakat Kompleks Syaloom, Nagori Sejahtera, Kecamatan Siantar, terkait pelaksanaan rekonstruksi jalan Syalom yang sedang dalam pengerjaan lapisan penetrasi (lapen).
Like and Subcribe
Rekonstruksi jalan Syalom, lapen efektif 61M’ X 3.00 M dan 143 M’ X 3.70 M yang bersumber dari APBD TA.2023, CV Mual Dolok selaku kontraktor rekanan Dinas PUTR Kabupaten Simalungun terkesan asal jadi dan diduga tidak sesuai spek dan teknis serta diduga kuat ada terjadi pengurangan material aspal dan batuan.
Dilokasi, Rabu (15/11/2023) anggota DPRD Simalungun Dapil II, Jon Manat Purba tidak membantah bahwa kegiatan konstruksi jalan Syalom adalah aspirasi masyarakat Kompleks Syaloom. “Yang ngerjakan CV Mual Dolok, bahannya dari aku,” imbuhnya bahwa agregat pokok lapen tersebut kerikil ukuran 3-5 cm.
Sementara diketahui, rekonstruksi adalah peningkatan struktur yang merupakan kegiatan penanganan untuk dapat meningkatkan kemampuan bagian ruas jalan yang dalam kondisi rusak berat agar bagian jalan itu mempunyai kondisi mantap kembali sesuai dengan umur rencana yang ditetapkan.
Menurut Jon Manat Purba, mengacu RAB kegiatan rekonstruksi jalan Syalom kerikil pecah ukuran 3-5cm disusun rapi sebagai kuncian sisi tepi badan jalan. “Batu 3-5 disusun pada sisi tepi jalan, pada bagian tengah atau badan jalan disebar batu ukuran 2-3, baru dikunci dengan batu 1-2,” ungkapnya.
Dugaan pekerjaan jalan tidak sesuai dengan spekteknya dan pengurangan material pada rekonstruksi jalan Syalom ini, sangat beralasan. Karwna melihat lapisan penetrasi tabur dimana mana sepanjang ruas jalan, diduga oleh pihak rekanan ada pengurangan curah aspal sehingga lapisan batu tidak merekat dengan baik dan sempurna.
Miris lagi, diungkap warga sekitar, pihak rekanan terkait penyiraman aspal, oleh pekerja hanya melakukan cotting atau penyiraman aspal diatas batu 1-2. Yang diketahui seharusnya pekerja melakukan cotting pertama diatas batu 3-5, barulah diatas batu 2-3 dan diatas batu 1-2 atau keseharusan jumlah cotting dilakukan sebanyak tiga kali.
Salah seorang pekerja di lokasi mengaku bahwa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) rekonstruksi jalan Syalom tersebut bernama Olim Purba. Namun dirinya tidak bersedia mengundang oknum PPK, yang diduga akibat keberadaan oknum anggota DPRD Simalungun, Jon Manat Purba ada di lokasi. (Zai)







