Wakil Bupati juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap petunjuk teknis dari pusat dan koordinasi lintas sektor agar pembangunan tidak melenceng dari aturan.
Rakon ini juga dihadiri langsung oleh Dandim 0207/SML, Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana. Ia menyampaikan bahwa keterlibatan TNI merupakan bagian dari penugasan nasional untuk mendukung pembangunan KMP di seluruh Indonesia.
“Ini perintah negara. TNI hadir untuk memastikan pembangunan fisik berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan tidak menyalahi ketentuan,” katanya.
Dandim juga mengungkapkan bahwa puluhan titik di Simalungun telah didaftarkan dan dilaporkan progresnya, namun sebagian masih terkendala persoalan teknis terutama luas lahan dan bangunan yang sudah berdiri di atasnya, sehingga perlu dicari alternatif lokasi bersama Agrinas dan pemerintah daerah.(*)







