Tapteng, Armedo.co – Belum selesai penangan pasca banjir bandang pada November 2025 lalu, kini wajah Bupati Tapanuli Tengah kembali tercoret oleh mencuatnya dugaan proyek fiktif pemulihan air minum di Perumda Mual Nauli Tapanuli Tengah.
Raju Firmanda Hutagalung mengungkapkan keresahan hatinya setelah melihat kezoliman yang dialaminya dan rekan kerjanya di Perumda Mual Nauli, dimana adanya ditemukan dugaan proyek Fiktif mencapai Rp. 385.500.000.- (Tiga Ratus Delapan Puluh Lima Juta Lima Ratus Ribu Rupiah). Adapun rincian nya sebagai berikut.
1. Pengadaan pipa HDPE 110m, mengganti pipa intek ke bak reservoar 4 hari kerja Rp. 59.500.000.-
2. Pembongkaran dan penyucian meter SR, upah kerja 80 orang dikali 20 orang 20 hari masa kerja Rp. 128.000.000.-
3. Pengadaan dan Pemasangan meteran 360 unit Rp.198.000.000.-
Sementara itu, diketahui Raju yang merupakan staf di Perusahan air tersebut mengakui suda kurang lebih lima bulan dirinya dan rekan kerja lainnya belum menerima Gaji.
Raju yang juga diketahui singa orator Tapanuli Tengah tersebut, mengakui bersedia dipecat dari pada harus diam diatas penderitaan dirinya dan rekan kerjanya dari pada harus menutupi kebusukan sekelompok orang.
“Pancilok Munak Anyo, Panakko yang tidak Berprikemanusian. ( Pencurinya kelian, pencuri yang tidak berprikemanusiaan). Saya memilih siap dipecat dari pada diam diatas penderitaan kami dan kebusukan yang dilakukan sekelompok orang,” ungkap Raju, Selasa (05/05/2026).








