Tapanuli Tengah, Armedo.co – Warga masyarakat Tapanuli Tengah (Tapteng) tuding Bupati Masinton Pasaribu tidak mampu tangani persoalan pendataan korban bencana alam Tapteng yang semakin hari semakin Carut- Marut.
Tudingan tersebut, disampaikan masyarakat Tapanuli sebagai bentuk ungkapan kekecewaan masyarakat terhadap pelayanan Orde Pemerintahan Tapteng Naik Kelas Masinton Pasaribu -Mahmud Efendi Lubis Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tapanuli Tengah, dalam menangani pemulihan kondisi pasca bencana alam pada 25 November 2025 lalu.
Pasalnya, sudah kurang lebih Lima Bulan usai bencana alam Bupati Tapteng tidak mampu menuntaskan problem bantuan Jaminan Hidup dan Rumah rusak di Tapanuli Tengah sebagai mana mestinya sesuai arahan Pemerintah Pusat dan Provinsi Sumatera Utara.
“Pak Bupati Tapteng Masinton Pasaribu jika tidak mampu jadi Bupati Tapteng mundur saja. Jangan hanya omon-omon saja Tapteng Naik Kelas,” ucap Meyati Pasaribu.
Meyati juga menyampaikan, daerah lain seperti Kota Sibolga, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara dan Kota Sidempuan suda selesai dikerjakan oleh Pemerintah Daerah.
“Ada apa sebenarnya di Tapteng ini, Seperti apa yang disampaikan Gubernur Sumut Boby Nasution, kalau bisa jujur itu semua tergantung Bupatinya. Kalau ditandatangani Bupati nama ibu maka keluar la ibu sebagai penerima bantuan,” kata Meyati, Juma’t (17/04/26).








