Kepada para mahasiswa, Bupati berpesan untuk menghindari hal-hal negatif terutama yang namanya Narkoba. Karena akhir-akhir ini peredaran narkoba sudah merajalela dimana-mana.
“Jangan sampai terjebak didalamnya, banyak kerugian yang akan kita tanggung”, pungkas Bupati, sembari mengajak masyarakat untuk membawa kasih Tuhan sebagai garam dan terang dunia serta menciptakan semangat kebersamaan.
Sementara itu, JR Saragih selaku mantan Bupati Simalungun dua periode sekaligus selaku pendiri PT Efarina Etaham menyampaikan pesan yang penuh empati. Ia mengungkapkan bahwa banyak saudara dan keluarga sedang dalam keadaan berduka, tidak cukup makan, menghadapi masalah kesehatan, dan tekanan mental.
Pengalaman kunjungan ke dua kabupaten bersama pak Eko dan bertemu dengan Bupati membuatnya melihat langsung betapa sulitnya kondisi masyarakat.
JR Saragih juga mengakui upaya pemerintah mulai dari Kapolri, Panglima TNI, Menhan, BNPB, hingga Presiden yang sempat berada di Aceh untuk menyelamatkan warga tertimpa musibah.
“Mari kita doakan mereka agar lepas dari musibah,” pinta ia, sekaligus mengajak semua orang untuk menyesuaikan perayaan Natal dengan tema acara dengan berbuat apa yang bisa dilakukan dan memberikan bantuan kepada yang tidak mampu di sekitar kita.
Perayaan yang penuh makna ini diakhiri dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu, menjadi bukti nyata dari semangat saling membantu yang diangkat dalam tema acara.(*)







