Penyerapan air yang terus menerus akan menyebabkan batu menjadi rapuh, kata sumber anonim, memicu pertumbuhan lumut dan alga yang cepat, serta mempercepat pelapukan dan erosi struktur. Ketahanannya juga rendah, karena dalam lingkungan yang selalu basah, batu Padas akan hancur relatif cepat dibandingkan bahan yang lebih padat dan tahan air.
Sementara, Kadis PUTR Simalungun Hotbinson Damanik belum bersedia menanggapi konfirmasi pesan singkat. Diduga, teknis pemasangan batu Padas sebagai dinding saluran irigasi Daerah Irigasi Dolok Malela di Kecamatan Gunung Malela dalam kondisi terendam air disarankan dinas PUTR.(ZAI)







