Simalungun, Armedo.co – Pihak Dinas Pertanian dan Peternakan Simalungun dianggap telah dikadali selaku pemberi bantuan ternak lembu.
“Dikadali lah sama kelompok taninya. Karena, bantuan ternak itu sudah ada yang dijual,” ungkap warga saat ditemui di seputaran Huta I Margosono, Senin (16/2/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Salah seorang yang nekat menjual, diduga bermarga Sirait selaku pengurus Kelompok Tani Simpati VI, tinggal di Huta I Margosono, Nagori Mekar Mulia, Kecamatan Tanah Jawa.
“Satu ekor dijual Sirait itu seharga Rp6,5 juta. Itu bantuan ternak lembu yang baru ini. Gas kalianlah, supaya gak terbiasa mentang agak ke pedalaman Nagori Mekar Mulia ini, dipikir gak ketahuan,” jelasnya.
Bantuan ternak lembu dijual, tak lama setelah diserahkan sekitar Desember 2025 kepada dua Kelompok Tani (Poktan) Simpati VI dan XII selaku penerima manfaat.
“Kan, tak lama setelah diantar, dibagi-bagi. Masing-masing, ada yang dapat satu dan dua ekor. Sirait itulah dapat dua ekor. Tapi, sekarang sisa 1 lagi karena seekor sudah dijualnya,” bebernya.
Diketahui warga, bantuan ternak lembu diantar dan diserahkan kepada Poktan Simpati VI serta XII pada malam hari sekitar Desember 2025 menggunakan dua mobil truck.







