“Dibagi-bagi karena memang gak ada kandangnya. Dan, sebagian lagi masih ada yang angonkan sama masing-masing anggota maupun pengurus kelompok,” terang warga lainnya ketika ditemui tak jauh dari Afdeling II usai ngarit.
Kini, bantuan ternak lembu yang seharusnya dikelola bersama, bukan dibagi-bagi dan tidak boleh dijual menjadi rahasia umum serta buah bibir warga Nagori Mekar Mulia. “Kalu di sini, sudah pada tau ceritanya itu. Nanti ku cari info lain mengenai bantuan ternak itu,” katanya.
Ironisnya, Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian dan Peternakan Simalungun, drh Resna Purba melalui pesan singkat justru mengatakan, ketika verifikasi ada kandangnya.
“Yang ada Simpati 6. Kami tidak ada distribusi bantuan ternak ke Simpati 7. Verifikasi 12 pun ada kandangnya. Semua ada. Kalo dari kami tidak untuk dibagi2. Karena itu punya kelompok bang,” balasnya.
Selain itu, berencana turun untuk mempertanyakan langsung kepada kedua kelompok tani. “Untuk jelasnya, kami akan jumpai kelompoknya,” balasnya lagi sembari menambahkan tidak ada meminta kelompok.(ZAI)







