Siantar, Armedo.co – Wali Kota Siantar Wesly Silalahi didampingi Ketua TP PKK Kota Siantar Ny Liswati Wesly Silalahi menyerahkan bantuan kepada keluarga Sulfan Solihin (63), korban kebakaran rumah di Jalan Kasuari Kelurahan Sipinggol-pinggol Kecamatan Siantar Barat, Selasa (20/01/2026). Rumah pensiunan TNI itu terbakar Kamis (15/01/2026).
Pada kunjungan, turut serta Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Johannes Sihombing, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dedi Idris Harahap, Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Robert Sitanggang, Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) yang juga Kepala Bagian (Kabag) Umum Alwi Andrian Lumbangaol, Kabag Administrasi Pembangunan Fidelis Edy Suranta Sembiring, Kabag Kesejahteraan Rakyat Irwansyah Saragih, Kadis Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) diwakili Sekretaris Jan Rivelson Purba, Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Sudarsono DT Sipayung, Kadis Perhubungan Daniel Hamonangan Siregar, Kabag Prokopim Fadlan Syarkawi, Camat Siantar Barat Herwan AR Saragih dan jajaran, serta para lurah se-Kecamatan Siantar Barat.
Wesly didampingi Ny Liswati langsung melihat situasi puing-puing rumah dan turut merasakan kesedihan. “Kami atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Kota Siantar sangat berduka atas musibah kebakaran yang menimpa saudara kami, Sulfan Solihin beserta keluarga. Semoga bantuan yang kami berikan ini dapat meringankan beban atas musibah yang terjadi,” katanya.
Sulfan Solihin mengucapkan terima kasihnya atas perhatian Pemko Siantar. “Saya pensiunan TNI, Pak Wali Kota. Tetap bantulah saya, Pak. Kami mohon perhatian Pemko Siantar,” kata Sulfan.
Peristiwa kebakaran diketahui Sulfan saat ia terbangun dari tidurnya dan mendengar suara mencurigakan dari arah teras rumah. Saat itu, ia melihat api yang semakin membesar. Ia pun berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut didengar tetangga di samping rumah, Rukiah, yang kemudian meminta bantuan warga sekitar.
Enam unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi, terdiri dari empat unit milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Siantar dan dua unit milik PT STTC. Petugas berjibaku hingga akhirnya api bisa dipadamkan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp200 juta. (**)