Simalungun, Armedo.co – Dewani Ulina Purba selaku Kepala sekolah (Kepsek) SMP Negeri I Purba di Tiga Runggu, Kecamatan Purba diduga permainkan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Pasalnya, teranyar satu buku bacaan, siswa dan siswi kelas VII dan VIII dipaksa berkongsi dua.
“Karena, satu buku bacaan, siswa dan siswi justru kongsi dua orang,” ungkap ungkap seorang seorang guru melalui seluler belum lama ini, Rabu (19/11/2025).
Buku bacaan yang dikongsi para siswa dan siswi disebut hampir semua bidang study atau mata pelajaran. “Bayangkanlah seperti itu kondisi. Kasihan anak-anak,” sebutnya.
Sejauh ini, terdeteksi siswa-siswi yang harus kongsi buku bacaan, kelas VII dan VIII. Dan, jumlah siswa-siswi saat ini berkisar lebih dari 600 orang. “Kalau dana BOS, tiap siswa dan siswi sekitar Rp 900 ribu,” paparnya.







