InfoSumut, Armedo.Co – Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis yang juga Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumut, mendorong para kader TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) untuk terus menyosialisasikan cara pencegahan kanker dengan deteksi dini. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran prilaku hidup sehat dan pemeriksaan rutin mencegah risiko meningkatnya penderita kanker.
“Kanker bisa disembuhkan, ibu-ibu bisa menyampaikan kepada masyarakat dengan pola hidup bersih dan melakukan Tes IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat), penyakit ini bisa dicegah,” jelas Nawal Lubis saat sosilisasi pencegahan kanker di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Jalan Lintas Sumatera, Mekar Baru, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Jumat (26/5/2023)
Nawal mengatakan, meningkatnya jumlah penderita kanker akibat minimnya informasi, rasa malu dan rasa takut untuk memeriksakan diri. Karena itu, peran kader PKK dan DWP sangat dibutuhakn untuk terus melakukan sosialisasi pencegahan kanker dan pola hidup sehat di tengah masyarakat.
Nawal juga berpesan kepada masyrakat yang terkena kanker untuk tetap semangat dan menghindari penggunaan obat-obat herbal. Karena penanganan yang salah, bisa saja justru memperparah kondisi penyakit kanker. Padahal, kanker bisa diobati, jika sejak dini diketahui.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan Nanang Fitra Aulia mengatakan, penaggulangan kanker menjadi program utama. Hal ini sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati dalam menuntaskan masalah kesehatan untuk menuju Kabupaten Asahan yang sehat.
Dikatakannya, untuk kasus kanker di Kabupaten Asahan, tahun 2021 berjumlah 17 orang, paling banyak penderita kanker serviks, kanker payudara, kanker teroid. Saat ini pasien sedang dalam penangan baik pengobatan dan peng-antisipasian. (Red)







