Simalungun, Armedo.co – Memberikan keterangan palsu (berbohong) kepada wartawan terkait keberadaan Direktur Umum (Dirut) PDAM Tirta Lihou, Antoni Damanik. Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Lihou Kabupaten Simalungun, Dody Ridowin Mandalahi labrak satpam bernama, Chandra F Damanik, Senin (2/3/2026).
“Kau jangan bohong, kalau ke lapangan, ke lapangan. Kalo jarang masuk bilang, jangan jadi kita yang disalahkan. Kasi tau aja, gak apa itu. Karena mereka konfirmasi, supaya jangan bapak nanti yang disalahkan. Kalo dilapangan terus, lapangan mana,” labrak Dirut Dody Ridowin Mandalahi di seputaran ruang kerjanya.
Bapak bapak ini kan dari media/pers, lanjut Dody, jadi masuk ke ruangan dan mengkonfirmasi keberadaan Dirum, atau tingkat kehadirannya. Kalo tidak masuk bilang aja tidak masuk. Kalo ke lapangan, tunjukkan Surat Perintah Tugas (SPT) nya. Kalo tidak masuk, jawab aja tidak masuk. Ngapain kita harus repot nanti, tegas Dody.
Orang ini mau konfirmasi Pak Dirum, kata Dody, termasuk kepada saya selaku Dirut. Menipu itu tidak baik, kalo saya ditanya, kata Dody, sepenglihatan saya dalam dua minggu ini Pak Dirum gak masuk. Sering tidak masuk, dua hari masuk, tiga hari tidak masuk. Tiga hari masuk, dua hari masuk, tegas Dody khawatir absensi Dirum dimanipulasi.
Seperti itu, betul gak, kata Dirut Dody kepada satpam. Betul Pak, jawabnya. Gak usah segan, kata Dirut Dody, kau tahan tahan. Nanti kau jadi terjebak, karena mereka ini langsung datang. Tapi kalo mereka konfirmasi melalui telepon, gak apa apa kau selamatkan pimpinan mu. Ini mereka kan sudah datang, pungkas Dirut Dody.(ZAI)







