Warga menduga bangunan parit pasangan ambruk karena diduga dikerjakan asal-asalan.
“Kalau gak dikerjakan asal-asalan mana mungkin ambruk. Gak ada hujan dan angin kok mendadak bangunan drainase yang barusan dikerjakan ambruk,” ucap warganya.
Proyek yang menggunakan anggaran dana desa tersebut dikerjakan tidak sesuai bestek dan asal jadi.
“Sehingga mutu dan kualitas bangunan parit pasangan sangat rapuh dan tidak tahan terhadap arus air yang mengalir,” tambahnya.
Pangulu Naga Saribu Jetro Girsang ketika dikonfirmasi melalui telepon Whatsap tidak bersedia mengangkat telepon genggamnya. (Jun)









