Armedo.co
Jumat, 24 Juli 2026
  • News
    • Peristiwa
    • Nasional
    • Dunia
  • Regional
    • Pematang Siantar
    • Simalungun
    • Medan
    • Asahan
    • Dairi
  • Trend
    • Bisnis
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Otomotif
  • Seleb
  • Wisata
  • Viral
Armedo.co
No Result
View All Result
Armedo.co
No Result
View All Result
  • google news
  • Peristiwa
  • Regional
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Seleb
  • Teknologi
  • Wisata
  • Viral
HomeSimalungun

Kegagalan Proyek Pengolahan Jagung di Simalungun, Biaya Rp 3,5 Milyar Sia-sia

Redaksi ArmedoPenulis: Redaksi Armedo
2 Juli 2025 | 19:45 WIB
Rubrik: Simalungun
0
ADVERTISEMENT
Simalungun, Armedo.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), pada tahun 2023 lalu, membangun sentra (gedung dan sarana) pengolahan jagung di Nagori (Desa) Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Jawa.
Sentra pengolahan jagung berbentuk industri kecil dan menengah (IKM) tersebut, dibangun dengan menggunakan (menghabiskan) Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2023 sebesar Rp 3,5 miliar.
Namun saat ini, persisnya menjelang 2 tahun beroperasi, dari 4 fungsi pengolahan jagung yang ada di gedung tersebut, hanya satu yang berfungsi. Tiga jenis mesin lainnya tidak berfungsi.
Saat ini, di Sentra IKM Pengolahan Jagung Disperindag Simalungun tersebut, hanya mesin pemifil (mesin untuk memisahkan biji dari tongkol jagung) yang difungsikan.
Sedangkan mimpi Disperindag Simalungun untuk memproduksi tepung jagung, sama sekali tidak pernah dilakukan di Sentra IKM Pengolahan Jagung milik Disperindag tersebut.
Begitu pula dengan produksi bihun, juga tidak pernah ada di Sentra IKM Pengolahan Jagung tersebut.
“Yang difungsikan hanya mesin pemifilan. Mesin lainnya belum digunakan,” sebut seorang pegawai honor yang mengaku sebagai operator dan tekhnisi mesin di Sentra IKM Pengolahan Jagung, Rabu 2 Juli 2025, didampingi seorang wanita yang bertugas di bidang administrasi.
Dijelaskan pegawai honor ini, mesin pembuatan bihun tidak pernah digunakan, karena berbeda ilmu yang ia dapat saat pelatihan di pabrik mie di Kota Siantar dengan yang ada di Sentra IKM Pengolahan Jagung.
Sehingga ia kurang mengerti mengoperasikan mesin yang ada di Sentra IKM Pengolahan Jagung. “Kalau di pabrik yang di Siantar, mesinnya besar. Ini kecil. Jadi berbeda,” ujarnya.
Sedangkan hal lainnya, hingga saat ini masyarakat belum ada yang menaruh rasa percaya ke Sentra IKM Pengolahan Jagung untuk mengolah jagung menjadi tepung dan bihun.
Sementara, Sanggam Manik, pihak ke tiga yang sering memanfaatkan jasa pemifilan jagung di Sentra IKM Pengolahan Jagung mengatakan, diawal beroperasi, mesin pengering jagung sempat difungsikan.
Namun, setelah jagung dikeringkan di mesin yang ada di Sentra IKM Pengolahan Jagung, tingkat penyusutannya terlalu tinggi, yakni, hingga 28 persen dari total yang akan dikeringkan.
“Pernah awal-awal buka, mesin pengeringan dioperasikan. Tapi penyusutannya sampai 28 persen. Jadi gak ada yang mau. Sejak saat itu, (mesinnya) tidak pernah lagi difungsikan,” ucap Sanggam Manik.
Lebih lanjut Sanggam Manik mengatakan, sejak ia menjalin kerja sama dengan Sentra IKM Pengolahan Jagung Disperindag Simalungun, jagung hasil pemifilan yang yang diproduksi tidak lebih dari 200 kilogram setiap harinya.
“Kalau ada yang mencapai 1 ton per hari, sangat jarang sekali terjadi,” tutur Sanggam, yang menambahkan, ia membayar jasa pemifilan sebesar Rp 100 per kilogram.
Pantauan jurnalis, tampak gedung Sentra IKM Pengolahan Jagung di Desa Tanjung Pasir, lantainya banyak yang sudah retak, dan sebagian terkelupas. Padahal usia gedung sejak proyek selesai dikerjakan, masih 2 tahun.
Selain itu, bagian kusen yang terbuat dari kerangka baja ringan, ketebalannya diperkirakan terlalu tipis. Begitu pula dengan kondisi lahan di sekitar, banyak ditumbuhi semak dan rumput. Sehingga cukup banyak ditemukan ternak sapi berada di sekitar gedung.
Kemudian, “jembatan” timbang yang dibangun di sebelah gedung, serta genset JGW 63 KF yang ukurannya cukup besar, disebut, belum pernah digunakan. Begitu pula dengan tabung ipal, juga tidak digunakan. (**)
ShareTweetSendShareSendPinShare
ADVERTISEMENT

Berita Terkait

Jalan Naga Saribu - Takut Besi dalam kondisi perbaikan oleh Pemkab Simalungun
Simalungun

Jalan Naga Saribu Menuju Rakut Besi Diperbaiki, Warga: Terima Kasih Pak Bupati Anton

Penulis: Redaksi Armedo
22 Juli 2026 | 19:52 WIB

Simalungun, Armedo.co - Warga Rakut Besi Nagori Siboras, Kecamatan Pamatang Silimahuta sangat gembira dan suka cita menyampaikan terima kasih kepada...

Read more
Ilustrasi tumpukan semen saat sebelum kelangkaan terjadi
Simalungun

Semen Langka, Para Pekerja Jasa Konstruksi dan Kontraktor “Meradang”

Penulis: Redaksi Armedo
22 Juli 2026 | 12:45 WIB

Simalungun, Armedo.co - Kelangkaan semen di Kota Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara memicu kekhawatiran karena berpotensi menghambat pengerjaan...

Read more
Parit pasangan Dana Desa Nagori Naga Saribu Tahun 2025 kondisi ambruk
Simalungun

Parit Pasangan Dana Desa 2025 Naga Saribu Ambruk, Warga Minta APH Segera Usut

Penulis: Redaksi Armedo
21 Juli 2026 | 21:37 WIB

Simalungun, Armedo.co - Aparat penegak hukum (APH) diminta usut proyek pembangunan parit pasangan di Dusun Toruan, Nagori Naga Saribu, Kecamatan...

Read more
Jalan Saribudolok atas bertabur lobang yang senantiasa mengancam keselamatan pengguna jalan
Simalungun

Kondisi Jalan Saribudolok Berlubang, Warga Dambakan Perbaikan Segera

Penulis: Redaksi Armedo
21 Juli 2026 | 21:03 WIB

Simalungun, Armedo.co -  Kondisi jalan Saribudolok Atas, Kelurahan Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun marak lobang. Akibatnya, kondisi jalan tersebut saat...

Read more
Direktur BUMDes Sinaman Labah Jarunggu Saragih
Simalungun

DPMPN Akan Telusuri Penyebab Defisit Modal Usaha BUMNag Sinaman Labah Tahun 2025

Penulis: Redaksi Armedo
21 Juli 2026 | 03:54 WIB

Simalungun, Armedo.co - DPMPN (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori) Kabupaten Simalungun akan telusuri kejanggalan pengelolaan dana penyertaan modal BUMNag...

Read more
Simalungun

Bupati Simalungun Tegaskan : Penanganan Longsor di Nagori Marubun Lokkung Akan Dituntaskan Sampai Selesai

Penulis: Redaksi Armedo
19 Juli 2026 | 19:22 WIB

Simalungun, Armedo.co -  Pemerintah Kabupaten Simalungun menegaskan komitmen penuh untuk menanggulangi hingga tuntas bencana longsor yang melanda Nagori Marubun Lokkung,...

Read more
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms
  • Visi – misi

© 2023-2025 Armedo.co

rotasibarakberita hari inidanau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Nasional
    • Dunia
  • Regional
    • Pematang Siantar
    • Simalungun
    • Medan
    • Asahan
    • Dairi
  • Trend
    • Bisnis
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Otomotif
  • Seleb
  • Wisata
  • Viral

© 2023-2025 Armedo.co

rotasibarakberita hari inidanau toba