Karena itu belum realisasi, ya udah kita pertanyakan lagi, tegas ulang Maraden. Kan gitu, kata Maraden lagi, dianya (Johannes Sipayung) tak nyambung. Dia bilang gak di usulkan di Rapim, apa urusan Rapim di interupsi saya tadi. Dia nya yang tak ngerti mekanisme, dia nya bodoh. Sebagai ketua fraksi dia gak tau apa yang telah diusulkan fraksinya, jadi aku tadi hanya meneringati pandangan fraksi Demokrat dan fraksi PDI P, pungkas Maraden.
Terpisah, Kepala dinas (Kadis) PUTR Kabupaten Simalungun, Hotbinson Damanik mengatakan bahwasanya usulan kedua fraksi pasca Paripurna tahun 2025 lalu agar dirinya dicopot dari jabatan Kepala dinas (Kadis) PUTR Simalungun gak perlu dia tanggapi.
“Gak perlu ditanggapi itu… gak penting dan gak ngaruh lae,” tulis chat WA nya, Senin (16/3/2026).(ZAI)







