Simalungun, Armedo.co – Agar efisiensi anggaran pemeliharaan dapat terjaga dan kendaraan (Randis) tersedia untuk operasional dinas yang sebenarnya, DPRD Simalungun desak Sekeretaris Dinas (Sekdis) Kesehatan, dr Debora Evalinch Sigit segera mengembalikan satu unit sepeda motor jenis Yamaha Aerox kepada penggunanya.
“Kita berharap segera dikembalikan, karena sesuai dengan peruntukan, kendaraan itu diperuntukkan untuk PSC. Bukan untuk Sekretaris Dinas (Sekdis). Kita gak tau apa urgennya kendaraan dinas itu dipakai Sekretaris,” kata Ketua Komisi III DPRD Simalungun, Bernhard Damanik, Jum’at (27/2/2026).
Karena, kata politisi Partai Nasdem, itu persoalan dinas. Tapi kita berharap kendaraan dinas itu diserahkan kepada yang berhak. Kita berharap Sekretaris Dinas segera mengembalikan kepada yang berhak, dan penertiban bertujuan agar efisiensi anggaran pemeliharaan dapat terjaga dan kendaraan tersedia untuk operasional yang sebenarnya.
Randis yang tidak dikembalikan atau digunakan oleh yang tidak berhak, kata Bernhard, sering kali menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai kerugian negara. Peruntukan Randis (baik mobil maupun kendaraan roda dua) merupakan aset daerah yang hanya boleh digunakan peruntukannya.
Ia, kata Bernhard, tapi gak mungkin dinas mengadakan sepeda motor untuk Sekeretaris dinas. Ia, itu aset Pemkab Simalungun, dan itu diadakan sesuai peruntukannya. Kita berharap segera dikembalikan, apalagi sepeda motor (Randis) tersebut untuk operasional khusus PSC (Public Safety Center).
Terpisah, Salden Purba selaku Kepala Unit PSC mengatakan. Alasan Sekdis meminjam kendaraan operasional PSC untuk dipakai anggotanya. “Hari Selasa lalu kami berbincang sama Sekdis, ku sampaikan ke Sekdis. Pasal Randis itu sudah viral di media sosial, jadi malu diri ku. Makanya ku desak Sekdis agar sepeda motor segera dipulangkan,” kata Salden, Jum’at (27/2/2026).
Sebelumnya diberitakan, belum lama digunakan PSC (Public Safety Center). Kendaraan Dinas Kesehatan Simalungun yang baru dibeli sudah tidak kelihatan.
“Memang sempat dipakai pegawai bernama, Lenni sekitar sebulan. Supaya ada kendaraannya ke kantor. Kan, rumahnya di Sondi,” jelas seorang tenaga kesehatan yang bertugas di PSC.







