“Kalau seperti ini saya yakin tidak akan bertahan lama, apa lagi waktu pengaspalan kondisi jalan masih basah,” ucap Raya Aman Purba.
Patutlah di pertanyakan ketebalan aspal yang di gunakan untuk pekerjaan jalan Hotmix tersebut yang sangat jauh dari standar jalan Hotmix, mulai dari pekerjaan Base dan kualitas Hotmix.
Berdasarkan pantauan Media ini di lapangan untuk proyek pekerjaan tersebut patut di pertanyakan, karena kuat dugaan pihak rekanan dengan mengerjakan secara asal asalan demi meraup keuntungan yang besar.
Diduga selain tipis ukurannya pun dicurigai dengan standart, dan jalannya tidak halus yang menandakan bahannya yang kurang berkualitas.
Kadis PUTR Simalungun Hotbinson Damanik ketika dikonfirmasi melalui telepon Whatsap tidak bersedia mengangkat telepon genggamnya, pesan yang dikirim juga tidak ada balasannya. (Jun)









