Beberapa kendala yang dihadapi antara lain kenaikan harga bahan material, kondisi cuaca, serta karakteristik geografis di sejumlah wilayah. Meski demikian, Pemkab Simalungun berkomitmen terus melakukan langkah-langkah percepatan dan menyajikan data serta informasi secara terbuka, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Keberhasilan pemanfaatan anggaran tidak diukur dari besarnya realisasi, tetapi juga dari kualitas hasil pekerjaan dan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Bupati berharap kunjungan ini menghasilkan rekomendasi yang konstruktif serta memohon dukungan kebijakan penguatan kapasitas fiskal daerah pada tahun mendatang.
Sementara itu, Brigjen TNI Fadjar Tjahjono menyampaikan apresiasi atas sambutan yang hangat. Kehadiran tim bertujuan melakukan pemantauan dan evaluasi langsung pemanfaatan dana TKD di lapangan.
“Kami melihat secara riil di lapangan bahwa dana tersebut sudah dimanfaatkan sangat baik sesuai peruntukannya untuk kesejahteraan masyarakat. Seperti RSUD Tuan Rondahaim sudah memanfaatkannya, itu sangat baik,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap capaian realisasi 45,81 persen yang dinilai menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Pertemuan ditutup dengan sesi diskusi yang berlanjut ke peninjauan langsung ke lokasi, yaitu progres pembangunan dan rehabilitasi RSUD Tuan Rondahaim Saragih serta ruas Jalan Lingkar Kota Pematang Raya. Tim Satgas PRR akan berada di Kabupaten Simalungun hingga 29 Oktober 2026 untuk menyelesaikan rangkaian kegiatan monitoring dan evaluasi.(*)










