Simalungun, Armedo.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menyalurkan bantuan kepada warga Kelurahan Haranggaol, Kecamatan Haranggaol Horisan, Kabupaten Simalungun, yang terdampak bencana banjir, Senin (28/9/2026).
Bantuan berupa paket sembako disalurkan untuk meringankan beban warga terdampak. Selain bantuan kebutuhan dasar, dilakukan pula upaya pembersihan dan penanganan rumah warga dari material yang terbawa luapan banjir.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun, banjir terjadi pada Sabtu sore (26/9/2026) sekitar pukul 17.00–19.20 WIB di Lingkungan 05 dan 06. Peristiwa tersebut dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan Sungai Siboro meluap dan berdampak pada sejumlah rumah warga.
Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, kerugian materiil masih dalam proses pendataan.
Enam rumah warga terdampak langsung, masing-masing milik Ludin Purba (73), Remin Purba (79), Elsye Simanungkalit (67), Nurhayati Purba (69), Robinson Damanik (53), serta Rahel May Sarah Sinurat (38). Dari enam rumah tersebut, dua di antaranya mengalami kerusakan bangunan.
Selain permukiman warga, banjir juga berdampak pada fasilitas pendidikan, yakni SD Negeri 091358 Haranggaol yang berada di Lingkungan 06.
Pasca-banjir, Kepala BPBD Simalungun Ir. Budiman Silalahi, SIP, ST, MSi, bersama Kepala Dinas Sosial Osnidar Marpaung, SH, didampingi Camat Haranggaol Horisan Lamhot Manurung serta jajaran Forkopimcam, turun langsung ke lokasi untuk melakukan pendataan dan melihat kondisi kerusakan.
Peninjauan tidak hanya dilakukan di kawasan permukiman, tetapi juga dengan menelusuri aliran Sungai Siboro hingga ke bagian hulu. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi aliran sungai dan mengidentifikasi faktor yang berpotensi menyebabkan terjadinya luapan air.

Hasil pengecekan di lapangan menemukan adanya bongkahan batu berukuran besar yang menghambat aliran Sungai Siboro. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan air meluap hingga mencapai kawasan permukiman warga.
Temuan tersebut menjadi salah satu prioritas tindak lanjut melalui koordinasi lintas instansi guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir susulan serta memastikan penanganan terhadap titik-titik yang berpotensi menimbulkan dampak lebih besar.
Kepala BPBD Simalungun menyampaikan bahwa hasil peninjauan dan pendataan di lapangan akan segera dilaporkan kepada Bupati Simalungun sebagai bahan dan dasar dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya.
“Kami akan melaporkan hasil peninjauan ini kepada Bapak Bupati agar titik permasalahan dapat segera ditangani, termasuk perbaikan fasilitas pendidikan dan rumah warga yang terdampak, sehingga dapat secepatnya diperbaiki,” ujar Budiman.
