“Mari kita semua untuk terus bekerja sesuai fungsi masing-masing agar sinkronisasi program pemerintah pusat dan daerah dapat berjalan optimal di Kabupaten Simalungun, Tanoh Habonaron Do Bona yang dicintai bersama,” ajaknya dengan penuh semangat.
Forkopimda merupakan rumah besar bersama dalam menjaga stabilitas daerah. Pertemuan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat Kabupaten Simalungun.
“Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Simalungun dengan Forkopimda adalah kunci keberhasilan dalam menjaga kondusifitas daerah. Semoga sinergitas kita bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban Kabupaten Simalungun senantiasa diberikan kelancaran dan hasil yang baik oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa,” pungkas Bupati.
Dalam rakor tersebut turut dibahas sejumlah isu strategis, di antaranya penanganan banjir dan longsor, penanggulangan sampah secara komprehensif, optimalisasi ketahanan pangan, serta penguatan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Tampak hadir dalam forum tersebut antara lain Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, jajaran Formkopimda, Sekretaris Daerah, Mixnon Andreas Simamora, para pimpinan perangkat daerah termasuk Camat se Kabupaten Simalungun dan undangan lainnya.
Kegiatan berlangsung tertib dan penuh khidmat, diawali dengan registrasi peserta, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa oleh M. Yarpi, serta laporan pelaksanaan kegiatan yang disampaikan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Eka Candra Barus.(*)







