Simalungun, Armedo.co – Sejak dibangun pada tahun 2023 silam, proyek Pamsimas milik Dinas PUTR Simalungun di Nagori Bangun Pane, Kecamatan Dolog Masagal, Kabupaten Simalungun tak kunjung bisa dimanfaatkan oleh warga setempat.
Padahal proyek tersebut menelan anggaran diperkirakan mencapai Rp 400 juta rupiah. Mestinya dengan adanya Pamsimas didaerah itu, sejatinya masyarakat telah bisa menikmati air bersih.
“Sejak awal berdiri hanya sementara mengalir kerumah kami,,” kata salah seorang warga yang bermarga Sumbayak, Rabu (5/8/2027).
Warga pun tidak mengetahui apa yang menjadi kendala sehingga Pamsimas tersebut belum bisa dimanfaatkan warga. Warga menduga, penyebab Pamsimas tersebut tidak bisa dinikmati oleh masyarakat karena suplai air tidak mencukupi. Hal ini dikarenakan kedalaman sumur tidak memadai.
“Dulu pernah dialiri, tapi hanya sanggup untuk menyuplai beberapa rumah. Airnya tak mencukupi,” ujar warga.
Salah seorang warga Purba mengatakan bahwa pembangunan sarana air minum di desa bangun Pane hanya 2 bulan dinikmati masyarakat dan sampai sekarang air belum berfungsi, kalau anggarannya tahun 2023 tapi sampai saat ini belum mengalir.
“Hingga saat ini air PAM Simas belum bisa dinikmati oleh masyarakat, ini menjadi tanda tanya pada masyarakat,” bebernya.
Sebagian masyarakat juga dikutip Rp 86 ribu rupiah dengan alasan pembangunan sarana air minum tidak mencukupi anggaran, itu makanya dikutip dari masyarakat.









