Simalungun, Armedo.co – Longsor susulan kembali terjadi, Minggu (26/11/2023) sekira pukul 02.00 WIB atau dini hari. Arus lalulintas kembali lumpuh total, warga meminta Bupati Simalungun menurunkan alat berat guna mengevakuasi material longsor.
Amatan jurnalis dilokasi, sampai pada pukul 02.49 WIB, material longsoran tersebut belum juga di bersihkan. Hal itu dikarenakan alat berat masih dalam perbaikan, itu dibenarkan Kapospol Haranggaol Aipda Chairul Sinurat, Minggu (26/11/2023).
Warga Haranggaol yang juga pengguna jalan Haranggaol -Saribudolok menyampaikan agar Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS) mengintruksikan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyiagakan alat berat.
“Kami mohon perhatian pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun dalam hal ini bapak Bupati Radiapoh agar stanbay alat berat di wilayah rawan longsor. Karena daerah perbukitan terkhusus di Haranggaol ini rawan longsor. Tentu hal itu menjadi perhatian kita bersama,” Kata warga Haranggaol, Ronald.
Dia juga menyampaikan rute untuk mencapai suatu lokasi menjadi sulit dan harus menempuh waktu yang cukup lama dari Haranggaol Menuju Saribudolok.
“Harus keliling kami dari Tigaras. Jauh sekali dan memakan waktu bahkan materi yang cukup lumayan. Jadi harapan kami juga kepada warga dan pengguna jalan sekitar perbukitan Haranggaol, jangan dibakar apabila musim kemarau. Hasilnya, ya seperti sekarang ini,” ujarnya.
Diketahui, sudah tiga kali beruntun bencana longsor terjadi di Haranggaol yang mengakibatkan Arus lalulintas lumpuh. Kapolres, AKBP Ronald FC Sipayung juga telah meninjau lokasi saat setelah sosialisasi tentang narkoba di Haranggaol pada tanggal 22 November 2023.
Alat berat juga telah digunakan untuk membuka jalan pada 2 titik lokasi longsor yang cukup parah yang disebabkan hujan yang terus-menerus.
Kini longsor terjadi lagi, namun alat berat tak kunjung diturunkan oleh BPBD Simalungun. (LRS)







