Dia hanya khawatir saat memasuki musim hujan nantinya selain lubang jalan sering tergenang air sehingga warga yang melintasi tidak mengetahui kedalaman lubang di jalan yang rusak hingga mengakibatkan kecelakaan. Sebab saat ini saja sudah sering kecelakaan sepeda motor dan mobil yang tersangkut ketika melintas di jalan itu.
“Mobil yang sering terperosok dijalan ini, karena kondisi jalan digenangi air sehingga ,” jelasnya.
Padahal, warga sudah melakukan perbaikan dengan mengali tanah sendiri dan menimbun lobang jalan dengan bergotong-royong demi mengurangi resiko kecelakaan. Namun hal ini tidak bertahan lama sebab jika hujan tanah yang ditimbun akan kembali terbawah oleh aliran air hujan.
“Iya, kita berharap kiranya pemerintah kita itu bermurah hati untuk mendahulukan perbaikan jalan ini. Hanya itu yang bisa kita harapkan,” pintanya. (jun)









