Armedo.co
Rabu, 14 Oktober 2026
  • News
    • Peristiwa
    • Nasional
    • Dunia
  • Regional
    • Pematang Siantar
    • Simalungun
    • Medan
    • Asahan
    • Dairi
  • Trend
    • Bisnis
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Otomotif
  • Seleb
  • Wisata
  • Viral
Armedo.co
No Result
View All Result
Armedo.co
No Result
View All Result
  • google news
  • Peristiwa
  • Regional
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Seleb
  • Teknologi
  • Wisata
  • Viral
HomeNasional
Ilustrasi

Ilustrasi

Biar Tak Boros dan Terjebak Utang, OJK Dorong Milenial Cerdas Keuangan

Redaksi ArmedoPenulis: Redaksi Armedo
7 September 2023 | 20:08 WIB
Rubrik: Nasional
0
ADVERTISEMENT

JAKARTA | ARMEDO.CO – Gaya hidup yang dinamis ditambah minimnya pengetahuan pengelolaan keuangan, membuat para milenial dan gen z merasa sulit untuk mengatur keuangan. Sebagian milenial dan gen z juga masih sulit mengatur keuangannya sesuai skala prioritas. Apalagi fenomena You Only Live Once (YOLO) dan Fear of Missing Out (FOMO) tengah marak terjadi. Hal ini juga menjadi tantangan terbesar bagi milenial dan gen z dalam mengelola keuangannya.

Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi Otoritas Jasa Keuangan ( OJK), aman sentosa menilai, Literasi Keuangan menjadi suatu hal yang penting agar peda milenial dan gen Z saat ini dapat memgedepanka kebutuhan dibanding keinginan

“Jadi prinsipnya kalau kita sudah suka membeli yang tidak diperlukan, kalau membeli sesuatu yang tidak produktif, siap-siaplah tidak membeli barang barang yang dibutuhkan sebelumnya,” ujar Aman dalam acara Financial Literacy Roadshow bertema “Visi Indonesia Emas 2045: Milenial Melek Keuangan, Cari Cuan dan Aman” yang digelar OJK bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) di Auditorium FEB UI, Depok, Rabu (6/9/2023).

Dalam pengelolaan keuangan, lanjutnya, milenial dan gen z perlu memerhatikan hal-hal yang penting dalam memilih produk dan layanan jasa keuangan untuk mengelola manajemen keuangannya. “Kenali produknya, pahami fiturnya, manfaat dan risikonya, pahami hak dan kewajiban sebagai konsumen, termasuk mekanisme perlindungan konsumennya,” tegasnya.

Lebih lanjut, para milenial dan gen z juga perlu memperhatikan barang-barang apa saja yang memang dianggap penting untuk kebutuhan sebelum terlanjur melakukan transaksi pembelian terhadap barang tersebut. “Intinya kita ingin mengatakan wisdom (kebijaksanaan) yang kedua adalah teliti sebelum membeli, kita sebelum transaksi pahami betul-betul itu merupakan kebutuhan yang kita butuhkan,” ungkap Aman.

Hal terakhir yang dapat dilakukan dalam memilih produk ataupun layanan jasa keuangan adalah terkait dengan legalitasnya, apakah produk ataupun layanan tersebut diawasi oleh OJK atau tidak, dan bersifat legal atau ilegal. “Intinya yang legal itu berizin di OJK, yang tidak legal tidak berizin dari OJK, kalau tidak berizin hampir dipastikan bisa menyesatkan,” paparnya

Generasi milenial dan gen z memang dinilai sebagai generasi paling adaptif terhadap perkembangan zaman. Salah satunya, tren penggunaan paylater untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidup seperti memesan makanan, fashion hingga agen perjalanan. Apalagi, belakangan kaum milenial dan gen z begitu dimanjakan dengan akses sektor finansial.

“Bayangkan saja dengan one click, mereka bisa melakukan apa saja seperti memesan makanan hingga produk fashion dengan pay latter,” tambah Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Teguh Dartanto.

Ia mengungkapkan, layanan paylater uang saat ini hadir di berbagai platform digital memberikan kemudahan. Apalagi proses pendaftarannya relatif cepat dan pengajuannya mudah. Namun di satu sisi, penggunaan paylater yang berlebihan bisa menjadi bumerang bagi penggunanya. Bagai pisau bermata dua. Alih-alih ingin memudahkan beragam kebutuhan hidup justru bisa membelit masalah finansial. “Kita tidak sengaja klik ini, klik itu tapi kan akhir bulan hutangnya harus dibayar. Kalau tidak bisa dibayar bagaimana?,” bebernya.

Indonesia saat ini termasuk salah satu negara di dunia yang tengah menikmati ledakan jumlah usia produktif atau yang biasa disebut bonus demografi. Namun begitu, bonus demografi yang ada ternyata berada di bawah bayang-bayang ancaman pinjol ilegal.

Banyak pinjol yang memanfaatkan bonus demografi ini dengan menawarkan pinjaman dana kepada anak-anak muda, untuk memenuhi kebutuhan anak muda yang cenderung konsumtif, namun memiliki literasi keuangan yang minim. Tak ayal, banyak anak-anak muda yang memiliki skor kredit buruk dan terkena blacklist dari pengajuan kredit.

“Pinjamlah untuk produktifitas, bukan untuk konsumtif. Apalagi, untuk konser. Itu berbahaya. Anak-anak muda ini akan menjadi malapetaka di 2045 kalau tidak dibereskan dan akan bertambah terus,” kata Eko B. Supriyanto selaku Chairman Infobank Media Group.

Sementara itu, Head of Macroeconomic & Financial Market Research Bank Mandiri, Dian Ayu Yustina, menyarankan, produk investasi yang cocok untuk kaum milenial saat ini adalah obligasi, karena bersifat kepemilikan surat berharga yang tentunya relatif aman.

“Obligasi itu salah satu alternatif investasi yang relatif aman, kenapa? karena dia sifatnya pendapatan tetap dia sifatnya itu kepemilikan surat berharga, surat utang yang bisa dihold sampai jatuh tempo dapat nanti kupon ya atau bisa dijualbelikan sebelum jatuh tempo, nanti bisa dapat yang namanya capital gain,” ujarnya.

Adapun, salah satu jenis obligasi yang sangat diminati saat ini adalah obligasi pemerintah, karena obligasi pemerintah biasa disebut dengan safe haven asset atau aset yang relatif aman karena dimiliki langsung oleh pemerintah dan tentunya aset tersebut dapat terjaga dengan baik.

Senior Analyst Panin Sekuritas, Aqil Triyadi, membeberkan ada sejumlah kesalahan dalam mengelola keuangan yang acapkali dilakukan oleh generasi muda. Kesalahan-kesalahan ini yang pada akhirnya membuat kondisi keuangan di waktu mendatang menjadi lebih sukar. Salah satunya terkait dengan menabung. “Nah, yang seringkali jadi kesalahan di sini adalah teman-teman tidak memiliki rekening tabungan,” ujar Aqil. (EM)

 

ShareTweetSendShareSendPinShare
ADVERTISEMENT

Berita Terkait

Bisnis

Ahmadi Rahman : Media Infrastruktur Pemberitaan di BI Pro Growth dan Pro Stability

Penulis: Redaksi Armedo
10 April 2026 | 12:00 WIB

Balikpapan, Armedo.co - Dalam rangka meningkatkan wawasan, memperkuat jejaring, serta mendukung kualitas pemberitaan media terkait isu ekonomi terkini dan kebijakan...

Read more
Toba

Masalah TPL Dibawa Pusat, Buat RDPU, Penrad Siagian : Audit Sosial dan Lingkungan

Penulis: Redaksi Armedo
2 Maret 2025 | 09:45 WIB

Toba, Armedo.co - Dikenal selama ini berjuang bersama masyarakat marjinal, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Pendeta Penrad Siagian, menghadiri...

Read more
Nasional

Penrad Ingatkan Prabowo Pentingnya Penegakan HAM dan Keadilan Agraria

Penulis: Redaksi Armedo
22 Oktober 2024 | 20:07 WIB

Jakarta - Anggota DPD RI, Penrad Siagian, turut hadir dalam rapat paripurna pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia pada...

Read more
Nasional

Memperluas Skala Penguatan Peran DPD RI

Penulis: Redaksi Armedo
24 September 2024 | 18:17 WIB

Keagensian Luas, Kelembagaan Terbatas Pemilu 2004 merupakan kelahiran DPD RI sebagai bentuk pembaruan politik mendasar dengan dimulainya sistem bikameral di...

Read more
PT PLS Pastikan Keandalan Listrik PON XXI Aceh-Sumut 2024
Nasional

Pastikan Keandalan Listrik PON XXI Aceh-Sumut 2024, Begini Persiapan PLN

Penulis: Redaksi Armedo
3 September 2024 | 16:06 WIB

Jakarta, armedo.co - PT PLN (Persero) siap menghadirkan listrik andal guna mendukung kelancaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh -...

Read more
Doa bersama dan pemberian santunan oleh PLN kepada anak anak yatim
Nasional

Sambut PON XXI Aceh-Sumut PLN Gelar Doa Bersama Yatim & Mahasiswa Dhuafa Banda Aceh

Penulis: Redaksi Armedo
29 Agustus 2024 | 08:13 WIB

Aceh, armedo.co - Jelang pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut, 8-20 September 2024 kelak. PLN UIP3B Sumatera tidak hanya melakukan penguatan sistem...

Read more

Berita Terbaru

Simalungun

Laksanakan Fogging, Kapus Bah Bolon: “kegiatan ini upaya mencegah penyebaran DBD”

13 Oktober 2026 | 20:04 WIB
Simalungun

Pemkab Simalungun Salurkan Bantuan dan Tinjau Langsung Banjir di Haranggaol Horisan

8 Oktober 2026 | 15:01 WIB
Simalungun

Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Proyek Rekontruksi Jalan Tiga Raja Rakut Besi Disorot

7 Oktober 2026 | 19:03 WIB
Simalungun

Lantik 45 Pejabat, Sekda Mixnon: “Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik”

6 Oktober 2026 | 21:06 WIB
Simalungun

Cegah Terjadinya Penyimpangan Pada Penyelanggaraan Pendidikan, Pemkab dan Kejari Jalin Sinergi

6 Oktober 2026 | 20:17 WIB
Simalungun

Grand Opening SPBU 14 211. 307 PT Trijaya Bona Berkarya di Bandar Hinalang

6 Oktober 2026 | 19:33 WIB
Simalungun

Tujuh Fraksi DPRD Simalungun Setujui Ranperda P-APBD 2026, Meski TKD Dikelola Secara Tidak Transparan

1 Oktober 2026 | 16:44 WIB
Pematang Siantar

Sekda Siantar Lantik 116 Pejabat Administrasi dan Fungsional

30 September 2026 | 12:06 WIB
Simalungun

Pembangunan 8 Pintu Ruko di Jalan H Ulakma Sinaga Diduga Tanpa PBG, Tata Ruang: “kita sudah lakukan penilaian”

28 September 2026 | 20:59 WIB
Pematang Siantar

Disdik Siantar Tindak Lanjut Video Viral Bullying dan Pemukulan Siswi SMP

27 September 2026 | 12:04 WIB
Pematang Siantar

Ketua Dekranasda Siantar Hadiri Pameran Kerajinan Nusantara

27 September 2026 | 11:59 WIB
Simalungun

Pemkab Simalungun Disinyalir Tidak Melakukan Koordinasi Dengan DPRD Terkait Pengelolaan TKD

26 September 2026 | 12:23 WIB

barakbarakbarakbarakbarakbarak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms
  • Visi – misi

© 2023-2025 Armedo.co

rotasibarakberita hari inidanau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Nasional
    • Dunia
  • Regional
    • Pematang Siantar
    • Simalungun
    • Medan
    • Asahan
    • Dairi
  • Trend
    • Bisnis
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Otomotif
  • Seleb
  • Wisata
  • Viral

© 2023-2025 Armedo.co

rotasibarakberita hari inidanau toba