Simalungun, Armedo.co – Sekeretaris daerah (Sekda) Kabupaten Simalungun, Esron Sinaga menghadiri rapat paripurna DPRD Simalungun masa persidangan ketiga tahun sidang 2023 dengan acara penyampaian hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Simalungun atas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Tahun Anggaran (TA) 2024.
Pada rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Simalungun, Samrin Girsang didampingi Wakil Ketua Johanes Sipayung. Bertempat di ruang Paripurna DPRD Kabupaten Simalungun Jalan Jon Horailam, Pematang Raya pada hari Rabu (29/11/2023), juru lapor Walpiden Tampubolon mengatakan.
Sebelum kami sampaikan laporan hasil pembahasan Badan Anggaran ini, kami informasikan bahwa rapat Badan Anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan seluruh OPD terkait, dilaksanakan sejak tanggal 21 sampai dengan 24 November 2023.
Perlu juga kami sampaikan bahsa, kata Walpiden, sebelum rapat Badan Anggaran dilaksanakan, sesuai tahapan pembahasan didahuli rapat masing masing komisi dengan mitra kerja pada tanggal 14 sampai dengan tanggal 20 November 2023. Dan laporan hasil rapat komisi masing masing telah disampaikan sebagai bahan dalam pembahasan.
Adapun pendapatan daerah yakni sebesar Rp.2.781.171.448.903, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yaitu sebesar Rp.194.394.093.424. Pajak daerah sebesar Rp.129.452.361.354. Retribusi daerah Rp.4.567.627.145,- Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, Rp.19.524.495.679. Lain lain PAD yang sah, Rp.40.849.600.246,-
Pendapatan transfer sebesar, Rp.2.547.446.208.479. Terdiri dari pendapatan transfer pemerintah pusat, Rp.2.444.262.422.000. Pendapatan transfer antar daerah, yakni sebesar Rp.103.183.786.479.
Lain lain pendapatan daerah yang sah sebesar, Rp.39.331.201.000. Pendapatan hibah sebesar, Rp.0.00. Lain lain pendapatan sesuai dengan ketentuan perturan perundang-undangan sebesar, Rp.39.331.201.000.
Belanja daerah, Rp.2.803.671.448.903. Terdiri dari jenis belanja, belanja operasi Rp.1.958.831.379.976. Belanja modal, Rp.333.267.713.027. Belanja tidak terduga, Rp.20.000.000.000. Belanja transfer, Rp.491.572.355.900. Terdiri dari belanja bagi hasil, Rp.158.597.685.900. Belanja bantuan keuangan yakni sebesar Rp.332.974.670.000.
Pembiayaan daerah, penerimaan pembiayaan daerah, Rp.30.000.000.000. Terdiri dari jenis pembiayaan, sisa lebih perhitungan (silpa) tahun anggaran sebelumnya, Rp.30.000.000.000.
Pengeluaran pembiayaan daerah sebesar, Rp.7.500.000.000. Pembiayaan netto sebesar, Rp.22.500.000.000. Sisa lebih pembiayaan, Rp.0.(Zai)







