Simalungun, Armedo.co – Proyek perkerasan jalan rabat beton di Dusun Bangun Purba, Nagori Purba Horisan, Kabupaten Simalungun anggaran dana desa tahun 2025 sebesar Rp 343.238.615 sudah rusak.
Kondisi ini mengundang perhatian publik, mengingat proyek ini baru saja selesai dikerjakan. Ada dugaan Kuat Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) mengutamakan keuntungan mengesampingkan kwalitas.
Pantauan di lokasi, Kamis (24/9), kuat kuat dugaan pelaksanaan pekerjaan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis (spek) dan bestek yang semestinya, sehingga mengakibatkan rabat cepat rusak meski usia bangunan baru hitungan bulan.
Kondisi rabat beton yang cepat rusak, setelah beberapa bulan pemasangan bisa disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk kualitas bahan yang buruk, metode pelaksanaan yang tidak tepat, atau kurangnya perawatan setelah pemasangan.
Penggunaan campuran beton dengan mutu yang rendah atau tidak sesuai spesifikasi dapat menyebabkan rabat beton menjadi rapuh dan mudah rusak.
” Ini proyek dikerjakan pada bulan Desember tahun 2025, tapi kondisinya sudah rusak parah,” kata P Sinaga warga sekitar.
Sinaga meminta kepada kejaksaan Simalungun agar memangil pangulu terkait rabat beton yang sudah mengalami kerusakan di sepanjang badan jalan.









