Siantar, Armedo.co – Wali Kota Siantar, Susanti Dewayani melantik dan mengambil sumpah janji 92 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Administrator,Pengawas, dan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Siantar. Pelantikan berlangsung di Gedung Serbaguna, Jumat (22/3/2024).
Diantara pejabat yang dilantik tersebut, satu di antaranya Junaedi Antonius Sitanggang sebagai Sekretaris Daerah (Sekda). Susanti dalam pidatonya menyampaikan pelantikan tersebut untuk mengisi kekosongan jabatan di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Siantar.
Untuk JPT Pratama, Pemko Siantar telah selesai untuk jabatan Eselon II atau JPT melaksanakan seleksi terbuka sebagaimana diamanatkan Undang-Undang (UU) untuk memberikan kesempatan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memenuhi persyaratan untuk mendaftar dan mengikuti seleksi secara nasional.
“Untuk Pejabat Administrator dan Pengawas yang dilantik hari ini, beberapa PNS dihunjuk untuk mengisi kekosongan dikarenakan ada pejabat yang sudah memasuki masa purnabakti (pensiun) dan ada beberapa PNS yang dipromosikan dan penyegaran jabatan,” kata Susanti.
Selain itu, turut dilantik melantik pejabat fungsional Ahli Pertama dan Ahli Muda dalam rangka optimalisasi peningkatan kinerja di lingkungan Pemko. “Saya berharap kita dapat sama-sama membangun kota yang kita cintai ini agar menjadi Kota Siantar yang Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas. upaya ini bukan tanggung jawab satu pihak saja, melainkan tanggung jawab kita Bersama,” tukasnya.
Kepada pejabat yang dilantik, diminta jangan melupakan sumpah/janji. Sebab sumpah/janji yang diucapkan, disaksikan oleh diri sendiri, oleh semua yang hadir, dan yang paling utama disaksikan oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.
Pejabat yang dilantik dan diambil sumpah/janjinya terdiri atas: Eselon II.A sebanyak 1 orang; Eselon II.B sebanyak 4 orang; Eselon III.A sebanyak 22 orang; Eselon Iii.B sebanyak 14 orang; Eselon IV.A sebanyak 42 orang; Eselon IV.B sebanyak 1 orang; serta Pejabat Fungsional sebanyak 8 orang. Total keseluruhan 92 orang. (Ndo)