Baru baru ini, Ketua BUMDes Jarunggu saragih ketika ditemui membenarkan bahwa BUMDes menerima dana penyertaan modal sebesar Rp144 juta rupiah dan hasil panen jahe putih hanya Rp11 juta rupiah.
Ia menjelaskan rendahnya hasil produksi disebabkan faktor cuaca, khususnya curah hujan tinggi yang menyebabkan tanaman banyak busuk.
“Karena musim hujan, banyak tanaman yang rusak. Untuk lahan BUMDes luasnya sekitar 10 rante dan dikontrak Rp4 juta per tahun,” jelasnya.
Saya sudah stres buat LPJ nya, sampai hari ini LPJ nya belum siap dan belum ada di laporkan ke dinas terkait.
“Sampai hari ini LPJ nya belum siap,” pungkas Jarunggu Saragih. (Jun)









