Siantar, Armedo.co – Perayaan Tri Suci Waisak 2568 BE/2024 diharapkan menjadi momen untuk membangkitkan semangat agar selalu mencintai dan peduli kepada sesama. Bukan hanya kepada manusia, namun juga kepada seluruh ciptaan Tuhan dengan menjaga kelestarian dan menjaga keseimbangan alam.
Demikian disampaikan Wali Kota Siantar, Susanti Dewayani saat menghadiri Perayaan Tri Suci Waisak 2568 BE/2024, di Vihara Samiddha Bhagya Jalan Thamrin. Menurut Susanti, Perayaan Tri Suci Waisak jangan sekadar seremonial setiap tahunnya. Namun merupakan salah satu wujud keyakinan dan bakti umat Buddha. Selain itu, perayaan Waisak untuk memeringati momen-momen penting di dalam kehidupan Sang Buddha Sidharta Gautama dengan tiga peristiwa penting.
Ketiga peristiwa tersebut yaitu, kelahiran Sang Buddha, Sang Buddha mendapatkan penerangan, dan wafatnya Sang Buddha. “Mari kita bersama-sama merenungkan dan berkomitmen agar ajaran momen ini diharapkan menjadi pengingat nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh Sang Buddha tentang toleransi dan tentunya ini nanti akan diimplementasikan serta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ajaknya.
Kepada umat Buddha, Susanti mengharapkan momen perayaan Waisak diharapkan juga dapat membangkitkan semangat untuk selalu mencintai sesama dan peduli kepada sesama. Bukan hanya kepada sesama manusia, namun juga kepada seluruh ciptaan Tuhan. Salah satunya dengan menjaga kelestarian dan menjaga keseimbangan alam.
Susanti pun mengucapkan Selamat Merayakan Tri Suci Waisak 2568 BE/2024 kepada seluruh umat Buddha, khususnya di Kota Siantar. “Perayaan Tri Suci Waisak sebagai momentum menjadi ajang refleksi spiritual yang mendalam bagi umat Buddha, untuk memaknai perayaan ini dengan penuh kasih sayang dan keseimbangan batin,” tambahnya. (Ndo)