Siantar, Armedo.co – Sebanyak 400 orang, menukarkan uang pecahan Rupiah di hari pertama layanan kas keliling terpadu yang dilaksanakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Siantar bersama lima perbankan, Bank Mandiri, BRI, BNI, Bank Sumut dan BSI, bertempat di Lapangan Adam Malik, Selasa (26/3/2024), mulai pukul pukul 09.00 WIB.
Hari pertama ini, dirangkai dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh KPw BI Siantar dan dihadiri Kepala KPw BI Siantar, Muqorobin bersama Wali Kota Susanti Dewayani, Kapolres AKBP Yogen Heroes Baruno dan perwakilan dari Kejaksaan Negeri, Kodim 0207 serta pimpinan Perbankan.
Muqorobin menjelaskan, layanan Serambi (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri) merupakan rangkaian layanan penukaran uang untuk momen Ramadan dan Idulfitri 2024. Kelima perbankan, memiliki armada kas keliling untuk melayani penukaran uang.
“Kita menyediakan kebutuhan uang pecahan menjelang Hari Raya Idulfitri, sekaligus sosialiasi uang palsu dan agar masyarakat Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah. Terima kasih kepada Bu Wali yang sudah mengizinkan kami menggunakan Lapangan Adam Malik. Kepada bank-bank, selamat bekerja melayani masyarakat,” kata Muqorobin.
Adapun, uang pecahan beragam yang disediakan yaitu Rp 1.000 ; Rp 2.000 ; Rp 5.000 ; Rp 10.000 ; Rp 20.000 dan Rp 50.000 dengan maksimal total Rp 4 Juta. Untuk masyarakat yang ingin menukarkan uang, dapat melakukan pendaftaran maksimal H-1 melalui link
https://pintar.bi.go.id.
“Dalam program Serambi 2024 ini, Bank Indonesia juga menyedikan paket penukaran uang pecahan dengan total Rp 4 Juta dengan rincian uang Rp 1.000 sebanyak 100 lembar ; Rp 2.000 sebanyak 200 lembar ; Rp 5.000 sebanyak 100 lembar; Rp 10.000 sebanyak 100 lembar ; Rp 20.000 sebanyak 50 lembar dan Rp 50.000 sebanyak 20 lembar,” tuturnya.
Wali Kota Siantar, Susanti Dewayani menjadi penukar pertama uang pecahan dalam kegiatan Serambi dengan tema “Bijak Gunakan Rupiah di Bulan Penuh Berkat” tersebut. Ia mengharapkan masyarakat dapat belanja bijak sesuai kebutuhan dan membeli produk dalam negeri, serta tak lupa menabung. BI bersama Pemko dan Forkopimda serta perbankan, telah mampu menekan laju inflasi hingga di angka terendah.
Selanjutnya, dilakukan penyerahan cenderamata oleh BI kepada dr Susanti dan Forkopimda berupa uang uncut (uang bersambung). (Ndo)