Simalungun, Armedo.co – Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga menerima anugerah penghargaan bidang kebudayaan pada puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2024 yang digelar di Gedung Ecovantion Hall, Ancol, Jakarta, Selasa (20/2/2024).
Informasi dihimpun, Sabtu (23/3/2024). Pasca menerima anugerah penghargaan bidang kebudayaan itu, wajah orang nomor satu di jajaran Pemkab Simalungun berseri-seri dan bangga mendapat anugerah PWI Pusat 2024. Dan penyerahan penghargaan itu disaksikan Presiden RI Joko Widodo.
Menurut data yang dihimpun, puncak HPN 2024 dihadiri Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga. Kadis Kominfo Simalungun Andri Rahadian, sejumlah staf Dinas Kominfo. Juga sejumlah anggota PWI Simalungun, pulang pergi naik pesawat terbang. Dan tidak menggunakan APBD Simalungun.
“Dinas Kominfo tidak ada anggaran khusus utk kegiatan HPN. Termasuk anggaran khusus utk PWI tidak ada untuk Tahun Anggaran 2024,” bantah Kepala dinas (Kadis) Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Simalungun, Andri Rahadian melalui pesan singkat seluler miliknya, Sabtu (23/3/2024).
Disinggung ulang dari mana sumber anggaran keikutsertaan pengurus dan anggota PWI Simalungun, termasuk pembiayaan keikutsertaan Pemkab Simalungun. “Tanya sama mereka aja bang. Iya bang,” katanya membenarkan tidak keikutsertaan tidak menggunakan APBD Kabupaten Simalungun.
Kembali pada data dihimpun, Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga usai menerima penghargaan tersebut mengatakan. Anugerah PWI bidang kebudayaan yang diperolehnya tidak menggunakan APBD dijadikan sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja yang bermanfaat terhadap masyarakat banyak.
Dijelaskan Bupati, mengapa Pemkab Simalungun menjadikan kegiatan “Marharoan Bolon” jadi andalan untuk memperoleh penghargaan. Sekaligus mengisahkan arti Marharoan Bolon adalah Bergotong Royong. Yang kata Radiapoh merupakan warisan leluhur para pendahulu/orangtua Simalungun dalam membangun Simalungun.
Lebih lanjut disampaikan Radiapoh, sejak dia memimpin terhitung tanggal 27 April 2021 bersama Zonny Waldi sebagai Wakil Bupati. Terinspirasi dalam program 100 hari kerja ketika menyaksikan banyak serta panjangnya jalan rusak berat. Baik itu jalan antar Kecamatan, dan jalan di pedesaan.
Namun dikarenakan anggaran yang sangat terbatas, dengan penggunaan infrastruktur yang begitu panjang, kata Radiapoh saya mengajak para tokoh masyarakat Simalungun, termasuk yang ada di perantauan dan sudah berhasil untuk turut membangun kampung halaman (Simalungun).
Kata Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, ternyata dengan program tersebut. Dalam tempo 100 hari kerja, dengan Marharoan Bolon mampu mengelola jalan rusak hingga bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat sepanjang 317 kilometer dan menerima penghargaan dari MURI.(Zai)