Armedo.co
Rabu, 22 Juli 2026
  • News
    • Peristiwa
    • Nasional
    • Dunia
  • Regional
    • Pematang Siantar
    • Simalungun
    • Medan
    • Asahan
    • Dairi
  • Trend
    • Bisnis
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Otomotif
  • Seleb
  • Wisata
  • Viral
Armedo.co
No Result
View All Result
Armedo.co
No Result
View All Result
  • google news
  • Peristiwa
  • Regional
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Seleb
  • Teknologi
  • Wisata
  • Viral
HomeRegional
Kepala Dinas Kesehatan Sumut, dr Alwi Mujahid Hasibuan MKes (NSH9)

Kepala Dinas Kesehatan Sumut, dr Alwi Mujahid Hasibuan MKes (NSH9)

Dari 3.888 Kasus GHPR di Sumut, 6 Orang Yang Meninggal Positif Rabies

Redaksi ArmedoPenulis: Redaksi Armedo
16 Juli 2023 | 19:26 WIB
Rubrik: Regional
0
ADVERTISEMENT

Medan, Armedo.co – Dinas Kesehatan Provinsi Sumut menyampaikan data kasus Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) sejak Januari hingga Juni 2023 adalah sebanyak 3.888 kasus gigitan dan yang mendapat Vaksin Anti Rabies (VAR) sebanyak 3.011 kasus.

Dari 3.888 Kasus GHPR tersebut, ada enam kasus kematian pada manusia karena rabies (Lyssa) yang terjadi di Simalungun dua orang, Toba satu orang, Pakpak Bharat satu orang, Tapanuli Utara satu orang dan Dairi satu orang.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan mengatakan. 3.888 Kasus itu adalah kasus gigitan bukan kasus positif rabies. Dalam hal ini kasus gigitan yang disebabkan oleh hewan hewan yang diduga dapat menularkan virus rabies seperti digigit anjing, kucing atau kera yang belum tentu semua kasus gigitan tersebut mengandung virus rabies.

“Alasannya karena bisa saja hewan hewan tersebut sudah divaksin sehingga sudah terbentuk antibody terhadap virus rabies, sehingga tidak dapat menularkan virus rabies lagi ke manusia walaupun hewan hewan tersebut sudah terlanjur menggigit manusia,” katanya kepada Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes) Sumut, Minggu (16/7/2023).

Ia menjelaskan dari 3.888 kasus GHPR yang mendapat Vaksin Anti Rabies (VAR) sebanyak 3.011 kasus dan ada enam kasus kematian pada manusia di Provinsi Sumut karena rabies (Lyssa) yang biasanya meninggal diakibatkan terlambat mendapat penanganan di fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes).

Menurutnya, sebagian masyarakat lebih memilih berobat kampung dengan ramuan ramuan tertentu yang dipercaya dapat mematikan virus rabies dan dapat kami pastikan tidak mendapatkan VAR,” jelasnya.

Ia menyampaikan salah satu hal paling krusial setelah digigit hewan penular rabies adalah langsung segera melakukan perawatan luka gigitan/cakaran dengan mencuci luka dengan sabun di air mengalir selama 15 menit.

Ia menyimpulkan angka 3.888 itu adalah jumlah kumulatif kasus gigitan hewan hewan yang diduga menjadi penular rabies dan bukan jumlah kasus positif rabies di Sumut.

“Dari angka 3.888 tersebut hanya ada enam kasus kematian pada manusia karena rabies (Lyssa) artinya hanya ada enam kasus yang positif rabies yang dibuktikan dari beberapa kasus yang enam tadi, ada yang dilakukan pemeriksaan laboratorium spesimen otak anjing dimana positif mengandung virus rabies dan dari gejala klinis yang dijumpai pada manusia yang terinfeksi virus rabies,” tegasnya. (NSH9)

 

ShareTweetSendShareSendPinShare
ADVERTISEMENT

Berita Terkait

Regional

Operasi Dini Hari di Madina, Tim Gabungan TNI Polri Sita 6 Excavator Tambang Ilegal

Penulis: Redaksi Armedo
4 Maret 2026 | 15:18 WIB

Mandailing Natal, Armedo.co - Tim gabungan TNI Polri melaksanakan penertiban terhadap aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kecamatan...

Read more
Bisnis

Januari 2026, Kota Siantar dan Kabupaten Labuhanbatu Mengalami Deflasi

Penulis: Redaksi Armedo
5 Februari 2026 | 11:12 WIB

Siantar, Armedo.co - Perkembangan harga di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar pada Januari 2026 menunjukkan tren yang...

Read more
Pematang Siantar

November 2025, Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Labuhanbatu Mengalami Deflasi

Penulis: Redaksi Armedo
2 Desember 2025 | 14:15 WIB

Siantar, Armedo.co - Unit Data Statistik dan Kehumasan (UDSK) Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar menginformasikan perkembangan inflasi di...

Read more
Pematang Siantar

HLM TPID dan TP2DD Wilayah SisibatasLabuhan, Komitmen 6 Poin Besar ini

Penulis: Redaksi Armedo
30 April 2025 | 18:14 WIB

Simalungun, Armedo.co - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar melaksanakan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID)...

Read more
Peserta forum ekonomi regional (Regional Economic Forum TW I 2025) dengan Unsur Forkopimda dan OPD Kota Sibolga
Regional

KPw BI Sibolga Gelar Forum Ekonomi Indonesia Targetkan Pengembangan Ekonomi Biru

Penulis: Redaksi Armedo
14 Februari 2025 | 19:19 WIB

SIBOLGA, ARMEDO.CO - KPw (Kantor Perwakilan) Bank Indonesia Sibolga menggelar forum ekonomi regional (Regional Economic Forum TW I 2025) di...

Read more
Regional

Inflasi Kota Siantar 1,97 Persen, Perlu Mulai Nyalakan Sinyal Peringatan Pengendalian Harga

Penulis: Redaksi Armedo
20 November 2024 | 17:04 WIB

Siantar, Armedo.co - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Siantar, melaksanakan High Level Meeting (HLM) di aula lantai 4 Kantor...

Read more
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms
  • Visi – misi

© 2023-2025 Armedo.co

rotasibarakberita hari inidanau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Nasional
    • Dunia
  • Regional
    • Pematang Siantar
    • Simalungun
    • Medan
    • Asahan
    • Dairi
  • Trend
    • Bisnis
    • Ekonomi
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Otomotif
  • Seleb
  • Wisata
  • Viral

© 2023-2025 Armedo.co

rotasibarakberita hari inidanau toba